anak Inkubator

Tak terbesit sedikitpun akan mengalami hal yang kurang mengenakkan ini, tapi bagaimanapun dan mau tak mau harus di jalani buat aku dan istriku. Terutama buat istriku yang pulang setelah melahirkan namun tak dapat memeluk dan menyusui si buah hati, tentu saja ada yang kurang dan hancur pastinya dalam hati.

Menangis adalah hal yang dilakukan terus menerus, sedangkan akulah yag bertugas kesana kemari menjenguk anak pertamaku ini, berangkat pagi hanya bisa masuk ruang 1 jam di jam mulai pukul 09.00-10.00 pagi dan di lanjutkan siang serta sore selebihnya saya hanya bisa memandangi lewat kaca saja.

Bosan sih tapi itu adalah sebuah kebahagiaan serta ketakutan tentang kesehatan buah hati pertama dalam hidup, belum lagi harus pulang malam dengan rute yang tak ramai alias sepi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Launa